Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan
AKU INGIN.......PADAHAL AKU........

AKU INGIN.......PADAHAL AKU........

aku ingin menjadi sempurna....
padahal aku tau kesempurnaan itu hanyalah milik Allah dan aku ingin
mendekati untuk menjadi sempurna...

aku ingin menjadi kaya...
padahal aku tau,kekayaan tidak menjamin hidupku untuk berbahagia dan aku
cukup menjadi seseorang yg sederhana saja..

aku ingin menjadi cantik...
padahal aku tau,kecantikan itu hanyalah kulit luar dan tidak akan abadi, aku
hanya ingin hatiku secantik2nya. ..

aku ingin hidup bahagia...
padahal aku tau,kebahagiaan itu bisa aku dapatkan dari diriku sendiri dan
dari itu aku harus belajar mencarinya.. .

aku ingin dicintai semua orang...
padahal aku tau,cinta itu hanyalah bersifat sementara dan aku memerlukan
kecintaan dari Allah...

aku ingin mendapatkan suami yang ganteng,kaya, dan perhatian...
padahal aku tau kita tidak bisa mendapatkan sesuatu persis dengan yg kita
inginkan,karena semua orang mempunyai kekurangan dan kelebihan dan aku
belajar untuk bersyukur atas suami yg mendampingiku. .

aku ingin memiliki anak2 yang lucu...
padahal aku tau,kelucuan itu ada batasnya..dan anak soleh/soleha lah yang
tidak ada batasanya...

aku ingin menunjukkan sisi kecantikanku pada orang lain ( aurat )..
padahal aku tau, apabila orang lelaki yg bukan muhrim melihat kita dengan
nafsu..itu akan menjadi penghalangku memasuki syurga dan aku ingin
kecantikanku hanya untuk muhrimku...

aku ingin memperoleh kehormatan.. .
padahal aku tau itu hanyalah soal status dan jabatan,toh semuanya akan
berakhir apabila kita menutup mata kita...

aku ingin hidup tanpa ujian...
padahal aku tau,dgn ujian aku bisa belajar untuk hidup dan allah sayang
dengan kita oleh karena itu kita diuji...

aku ingin mempunyai baju yg bagus,keren dan mahal...
padahal aku tau,baju yang terakhir akan aku pakai hanyalah kain putih yg
beraroma kapur barus..

aku ingin mendapatkan segalanya...
padahal aku tau,dunia ini hanyalah untuk tempat singgah sementara,dan
akherat adalah tempat pelabuhan terakhir..

pantaskah aku menjadi " bulan "... sedangkan disaat kau ada, aku suka
melalaikan waktu malamku untuk beribadah padamu...

pantaskah aku menjadi "matahari".. sedangkan waktu itu aku sering
meninggalkan siang hariku untuk sesuatu yg tidak bermanfaat.

pantaskah aku menjadi "bintang"... .sedangkan aku jarang memberikan cahaya
untuk orang sekitarku.

pantaskah aku menjadi "hujan"...sedangkan aku jarang membagikan rezekiku
pada orang lain.

pantaskah aku menjadi penduduk "syurga"...sedangka n dosa yang aku pupuk
sudah tidak terbendung.

pantaskah aku menjadi "awan"..sedangkan jalan lurus yang kau tunjukkan
sering aku lewati begitu saja.

pantaskah aku menjadi "ibu"..sedangkan untuk mengurus diriku sendiripun aku
belum mampu.
pantaskah aku menjadi "ayah"...sedangkan mengayomi keluargakupun aku belum
benar.

pantaskah aku menjadi "anak"...sedangkan aku masih suka membantah kedua
orang tuaku.

pantaskah aku menjadi "sahabat"... ..sedangkan aku masih mempunyai rasa iri
kepada sesama.

pantaskah aku menjadi " kaya"..sedangkan aku tidak pernah memikirkan sesama.

pantaskah aku menjadi "aku??????"

sedangkan aku ingin.....

menjadi bulan yg memberikan rasa tentram dan melewati malam2ku dengan
beribadah padamu..

menjadi matahari yang bisa menerangi semua dan melewati siang2ku dengan
tunduk kepadamu...

menjadi bintang yang selalu berkedip indah dan memberikan cahaya kepada
kegelapan.

menjadi hujan yang bisa ada untuk membantu orang yang kepanasan akan
kehidupannya.

menjadi penduduk syurga untuk tempat berlabuh terakhirku.

menjadi awan yang selalu mengikuti jalanmu.

menjadi ibu yang bisa membuat suami dan anak merasa aman.

menjadi ayah yang bisa menjadi panutan keluarga.

menjadi anak yang soleh/soleha.

menjadi sahabat yang bisa menuntun kepada kebaikan.

menjadi kaya yang bermanfaat.

setelah itu barulah aku pantas menjadi "aku"


Ya Allah jadikanlah aku hamba yang bersyukur atas nikmat yang kau
berikan,jangan kau selipkan rasa cinta dunia, sombong, angkuh, congkak,
iri kepadaku,karena aku tidak sanggup menerima siksamu...


Ya Allah jadikanlah aku orang yg selalu ingat kepadamu dimanapun aku
berada,sinarilah hatiku dengan cahayamu,rahmatilah hatiku dengan
rahmatmu...karena aku ingin menjadi manusia yg bermanfaat.. .

Ya Allah...aku hanyalah manusia biasa,yg gampang tergoda oleh bujuk rayu
dunia..maka tuntunlah aku kejalan yang benar...

Ya Allah..aku hanya ingin memasuki syurgamu dengan tersenyum,sambil
menggandeng kedua orang tuaku,adik2ku, keluargaku, dan teman2ku....

kabulkanlah doaku...aminnnn. ..

kiriman: Suhemanto Muis Suhur (BI Jakarta)
UNIVERSITAS 11 MARET RANKING 10 NASIONAL, 2159  DUNIA DARI 5000 UNIVERSITAS

UNIVERSITAS 11 MARET RANKING 10 NASIONAL, 2159 DUNIA DARI 5000 UNIVERSITAS

Ditulis oleh Irwandi
Tuesday, 10 February 2009

World Class Universities (WCU) hanyalah sekedar proxi saja, bukan prioritas utama pembangunan pendidikan tinggi Indonesia. Akan tetapi, kita cukup bangga beberapa perguruan tinggi Indonesia berhasil masuk ke dalam peringkat WCU itu.

Salah satu berita yang paling mutakhir berdasarkan hasil pemeringkatan Webometrics (sebuah lembaga pemeringkatan yang berpusat di Madrid, Spanyol yang didirikan atas inisiatif Cybermetrics lab, sebuah kelompok penelitian yang dimiliki Consejo Superior de Investigaciones Cientificas (CSIC) sebuah lembaga penelitian terbesar di Spanyol) adalah tiga perguruan tinggi Indonesia masuk ke dalam 1000 universitas terbaik dunia. UGM pada urutan 623, ITB pada urutan 676, dan UI pada urutan 906. UGM dan ITB masuk dalam top asia, masing-masing di urutan 64 dan 71 Asia.

Dan 33 universitas Indonesia masuk ke dalam 5000 universitas terbaik. Berbeda dengan THE dan QS dan Shanghai Jia Tong University, Webometric hanya focus pada pemanfaatan ICT, pengembangan Website perguruan tinggi sebagai proxinya.

1. Universitas Gadjah Mada urutan 623

2. ITB Bandung urutan 676

3. UI Jakarta urutan 906

4. Universitas Gunadarma Jakarta urutan 1.604

5. Institut Teknologi Sepuluh November urutan 1.762

6. Sekolah Tinggi Teknologi Telkom urutan 1.960

7. Universitas Kristen Petra urutan 2.013

8. IPB Bogor urutan 2.063

9. Universitas Brawijaya Malang urutan 2.152

10. Universitas Sebelas Maret Surakarta urutan 2.159

11. Universitas Airlangga Surabaya urutan 2.672

12. Universitas Padjadjaran urutan 2.730

13. Politeknik Electronik Surabaya urutan 3.016

14. Universitas Bina Nusantara Jakarta urutan 3.026

15. Universitas Diponegoro Semarang urutan 3.138

16. Universitas Hasanudin Makassar urutan 3.198

17. Universitas Sumatera Utara Medan urutan 3.254

18. UNY Yogyakarta urutan 3.310

19. Universitas Budi Luhur urutan 3.338

20. UPI Bandung urutan 3.347

21. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta urutan 3.467

22. Unila Lampung urutan 3.491

23. Universitas Kristen Duta Wacana Yogya urutan 3.669

24. UII Yogyakarta urutan 3.821

25. Universitas Udayana urutan 3.950

26. Universitas Kristen Maranatha Bandung urutan 3.983

27. Universitas Riau urutan 4.160

28. Unika Parahyangan Bandung urutan 4.394

29. Universitas Mercubuana Jakarta urutan 4.430

30. Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto urutan 4.572

31. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya urutan 4.623

32. Universitas Jember urutan 4.780

33. Unnes Semarang urutan 4.800

Ada empat unsur penilaian yang ditetapkan oleh Webometrics, yaitu visibilitas (V) yang menghitung berapa banyak link eksternal yang terkandung website tersebut, ukuran (S) yang menghitung jumlah halaman yang tertangkap oleh mesin pencari seperti google, yahoo, live search dan exalead.

Kemudian juga dihitung dari kekayaan file (R), yakni berapa banyak file jenis PDF (adobe acrobat), "Adobe PostScript", "Word Document", dan PPT (Presentation Document), serta "Scholar" (Sc) yang diambil dari data situs mesin pencari seperti disebutkan diatas terkait dengan tulisan-tulisan ilmiah dari perguruan tinggi bersangkutan.

Seperti yang dikatakan oleh Ben Sowter dari THE dan QS (lihat World University Rankings, Methodology and Indonesia’s Performance, sebuah makalah yang dipresentasikan pada 10 Mei 2008 di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) dari tiga lembaga pemeringkatan (THE dan QS dan Shanghai Jia Tong University, dan termasuk Webometric) untuk posisi seratus besar dunia, premier league (dua ratus besar), sepuluh besar, selalu lahir hasil pemeringkatan yang konsisten dan tidak banyak perubahan. 10 besar dunia, misalnya masih diisi oleh nama-nama seperti Massachusetts Institute of Technology, Stanford University, Harvard University, University of California Berkeley, Cornell University, University of Michigan, California Institute of Technology, University of Minnesota, University of Illinois Urbana Champaign, University of Texas dan seterusnya. Bahkan dalam 50 besar masih didominasi oleh perguruan-perguruan tinggi Amerika.

Sebetulnya hal ini menjadi wajar ketika kita melihat segala persyaratan-persyaratan yang dimiliki oleh perguruan-perguruan tinggi tersebut untuk membangun dan mempertahankan posisi perguruan tingginya. Misalnya kita ambil saja endowment Fund yang dimiliki oleh beberapa WCU. National Association of College and University Business Officers (NACUBO) Endowment Study merilis pada tahun 2008, misalnya Harvard university memiliki dana abadi sebanyak 36,556,284,000 US$, Stanford University dengan nominal, 17, 200,000,000 US$, Massachusetts Institute of Technology dengan jumlah 10,068,800,000 US$. Dengan jumlah dana yang sangat besar ini, mereka bisa melakukan apa saja untuk membangun kampus.

Tidak salah kiranya apa yang dikatakan Charles M. Vest, the former President of the Massachusetts Institute of Tecnhology “ the factors I believe contribute the most to the excellence and competitive success of U.S. higher Education include:…a tradition of philanthropy, fostered by U.S. tax law, encourages alumni and others to support our colleges and universities. Nampaknya, perguruan tinggi Indonesia perlu juga mengembangkan dana abadi ini seperti yang sudah dimulai oleh beberapa perguruan tinggi seperti UI, ITB, UGM.

Dengan dana abadi raksasa ini universitas-universitas bertaraf internasional menghidupkan dan menfasilitasi sivitas akademika mereka untuk melakukan penelitian, inovasi dan invensi, menghasilkan patent, buku, publikasi internasional. Kalau kita perhatikan profil pembiayaan universitas WCU ini pada sisi pengeluaran, maka pengeluaran terbesar (tentu diluar dana belajar mengajar, termasuk gaji) dialokasikan untuk riset (13-24 persen). Dan mereka melakukan riset yang relevan dan bermutu, sehingga tidak heran bukan hanya dana abadi, hasil riset pada akhirnya juga menjadi penyumbang pemasukan terbesar juga bagi universitas WCU.

Recom
Dr. Soeharto MPd Dikukuhkan Jadi Guru Besar FKIP UNS

Dr. Soeharto MPd Dikukuhkan Jadi Guru Besar FKIP UNS

Hari ini, DR. SOEHARTO, MPd. Dikukuhkan jadi Guru Besar.

Pada hari ini, UNS akan mengukuhkan staf pengajar Program Studi Bimbingan dan Konseling Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP UNS, Prof Dr H Soeharto MPd sebagai Guru Besar. Soeharto akan menyampaikan pidatonya yang berjudul Konseling Perkawinan, Hubungan Suami-Isteri, dan Kesehatan Seksual serta Implikasinya.
“Tujuan diselenggarakan konseling perkawinan adalah membantu klien mengaktualisasikan yang menjadi perhatian pribadi, apakah dengan jalan bercerai atau tidak, membantu klien membuat keputusannya sendiri secara rasional bercerai atau tidak dan klien dapat hidup dengan keputusan yang dibuatnya,” terang pria kelahiran Sragen, 19 Juli 1949 yang juga merupakan konselor. (sumber SOLOPOS diedit oleh SENDI)
Selajutnya menyusul Pak Tarno !!!!
Mario "Super" Teguh

Mario "Super" Teguh

Boleh dikatakan frekuensi nonton tv saya banyak berkurang, apalagi yang namanya sinetron, tidak satupun yang saya ikuti sampai selesai. Ini terkait kurang menariknya acara TV belakangan ini. Baru kalau ada berita heboh atau kasus tertentu, seperti krisis ekonomi yang sedang melanda AS saat ini, baru menyimak serius. Nonton bola termasuk acara yang wajib tidak terlewatkan. Tapi itu dulu. Sekarang mulai bosan. Malah lebih sering nonton GP atau F1. Lebih seru gitu loh!
Diantara sedikit dari acara TV yang saya tonton, saya kesengsem berat dengan Golden Ways, yang disiarkan Metro TV setiap minggu, pk. 7 malam. Selama 1 jam saya tidak beranjak di depan TV melihat penampilan memikat dari Mario Teguh membawakan acaranya. Saya menyesal terlambat mengetahui ada acara semenarik ini. Baru sekitar sebulan terakhir saya mengetahuinya. Ini acara motivasi. Saya sempat SMS mas Sendi dan mbak Muji agar tidak melewatkannya. Saya sarankan teman-teman lain juga melihatnya.
Nama Mario Teguh sudah saya kenal cukup lama. Saat kuliah dulu atau malah semasa SMA, saya lupa-lupa ingat persisnya. Saya tahu dari iklan di koran dan majalah. Beliau memberikan seminar-seminar marketing dan kepemimpinan. Entah mengapa saya tidak menganggapnya istimewa dan merasa perlu mengetahui lebih jauh. Mungkin karena saat itu topik tentang marketing kurang menarik buat saya. Sehingga siapapun pembicaranya, juga tidak menarik untuk diapresiasi. Sampai setahun lalu pun saya tidak tahu wajahnya. Saya tahunya dia pakar marketing. Karya-karyanya saya tak pernah tahu dan membacanya. Saya malah kenal dan mulai tertarik dengan marketing dari Hermawan Kertajaya, yang popular dengan konsep Marketing Plusnya. Atau saya malah lebih tahu Tung Desem Waringin, konon salah satu pembicara termahal di Indonesia yang satu almamater dengan kita dari fakultas Ekonomi. Saya sedang ngincer bukunya Marketing Revolution. Mario Teguh? Siapa ya, Cuma tahu namanya doang.
Saya getun kok baru tahu kiprahnya sekarang. Ternyata beliau orang yang istimewa. Dan saya ternyata sangat menyukainya. Dan menjadi salah satu penggemarnya. Begitu juga istri saya, yang biasanya paling alergi acara model talk show, melihat Mario Teguh, ikutan menggemarinya. Kalau hari Minggu sore keluar rumah, dia mengingatkan, jangan malam-malam keluarnya, nanti ketinggalan Mario Teguh. Kami selalu nonton berdua.
Pak Mario selalu mengawali dan mengakhiri acaranya dengan sebuah theme song yang disesuaikan dengan tema yang akan dibicarakannya. Ucapan khasnya adalah “Salam Super”. Minggu, 12 Oktober lalu temanya tentang impian. Ini cuplikannya.
“Harapan yang dibuat oleh hati adalah Impian. Harapan yang dibuat oleh pikiran adalah Rencana”
“Cara orang menghebatkan diri sendiri adalah tetap menjaga impiannya utuh ketika dia bangun dan bekerja. Kompetitor yang berbahaya adalah orang yang bangun dari tidurnya dengan masih membawa mimpinya.”
“Harapan yang dalam adalah pembentuk kerendahhatian yang mudah menerima hal-hal yang kecil dan sederhana sebagai syarat pencapaian sesuatu yang besar dan yang sulit”
“Gagal tidak menghalangi saya berusaha, kecuali saya berhenti”
“Jangan bergantung pada impian yang tidak diikuti tindakan nyata, karena upaya adalah pengubah nasib”
“Sederhanakan tindakan anda, tapi pastikan tindakan yang sederhana tadi anda tenagai dengan impian yang hebat. Lalu perhatikan apa yang terjadi?”
Salam Super.

TERIMAKASIH KAWAN















Terimakasih untuk teman-teman yang telah menyumbang pembangunan masjid ini

1. M. Furqon Hidayatulloh, Prof, DR. Dekan FKIP-UNS
2. Rissa Sumartyanto, M.Pd. Pengawas Pend.Kab.Pekalongan
3. Anis Yunus, Drs. Guru BK di SMPN
4. Sutadi, Pengusaha Bis di Purwodadi
5. Sri Indrayati,Dra. Guru BK SMAN 6 Surabaya


SIAPA MENYUSUL !!!
Kirim ke Paria Susendi
No. Rekening 2247001580
Bank Syariah Mandiri Cab. Bandarlampung

Hubungi HP. 085269111418
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling FKIP UNS 2008

Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling FKIP UNS 2008

SEMINAR NASIONAL

BIMBINGAN DAN KONSELING

JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FKIP DAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

“Profesionalisasi konselor sekolah dalam rangka pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah”


Diselenggarakan oleh:

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING

JURUSAN ILMU PENDIDIKAN (J.I.P.)

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (F.K.I.P.)

UNIVERSITAS SEBELAS MARET (U.N.S.)

SURAKARTA – JAWA TENGAH

Surakarta, 16 Juli 2008

I. RASIONAL

Undang Undang Nomor 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab I, pasal 1 butir 1 menyatakan bahwa: “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk menyiapkan peserta didik melalui pengajaran, bimbingan dan/atau latihan bagi perannya di masa yang akan datang”. Dalam konteks tersebut kata bimbingan diartikan sebagai bantuan kepada peserta didik untuk memahami diri, mengenal lingkungan dan merencanakan masa depan (PP Nomor 28 dan 29 tahun 1990, Bab X, pasal 25, butir 1). Selanjutnya, pada butir 2 ditegaskan bahwa: “bimbingan dilaksanakan oleh Guru Pembimbing”.

Seiring dengan perkembangan tuntutan terhadap profesi pendidikan, Undang Undang nomor 20 tahun 2003 menegaskan bahwa Guru Pembimbing sebagai tenaga bimbingan pada jalur pendidikan formal termasuk dalam kelompok tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai konselor (Bab I, pasal 1, butir 6). Konselor adalah sebutan profesi bidang bimbingan dan konseling.

Sebagai konsekuensi suatu jabatan profesi, konselor dituntut kompeten dalam melaksanakan tugasnya secara profesional. Kompetensi profesional tersebut dapat dicapai melalui pendidikan dan latihan pra-jabatan konselor serta pendidikan dan latihan dalam jabatan bidang bimbingan dan konseling.

Pendidikan pra-jabatan konselor dilaksanakan di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan progam studi Bimbingan dan Konseling; sedang pendidikan dan latihan dalam jabatan dapat dilaksanakan dengan berbagai jenis kegiatan pendidikan dan latihan profesi oleh LPTK atau lembaga-lembaga yang memiliki kewenangan menyelenggarakan pendidikan dan latihan profesi bidang bimbingan.

Program Studi Bimbingan dan Konseling, pada Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Sebelas Maret setelah 21 tahun phasing-out, mulai tahun akademik 2008/2009 dibuka kembali dengan izin operasional Dirjendikti Depdiknas Nomor 1625/D/T/2008 tentang penyelenggaraan aktifitas pendidikan pra-jabatan professional konselor program Sarjana atau jejang Strata 1.

Untuk memantapkan penyelenggaraan pendidikan pra-jabatan profesional konselor, progam studi B.K. FKIP UNS memerlukan informasi tentang kebijakan pendidikan profesional pendidik serta peningkatan dan pembinaan profesi pendidik oleh pihak yang berkompeten yaitu dari Departemen Pendidikan Nasional, maupun untuk peningkatan dan pembinaan profesi konselor oleh personil dari Organisasi Profesi Bimbingan dan Konseling yaitu Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN). Di samping itu, dalam rangka upaya pengembangan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat perlu infomasi tentang pelaksanaan bimbingan dan konseling pendidikan, kususnya di sekolah yang dilaksanakan oleh Guru Bimbingan dan Konseling. Atas pemikiran tersebut pada kesempatan ini diselenggrakan seminar nasional dengan tema berikut.

II. TEMA

“Profesionalisasi konselor dalam rangka pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah.”.

III. TUJUAN SEMINAR:

1. Membahas kebijakan pendidikan, peningkatan dan pembinaan profesi pendidik dalam pelaksanaan pendidikan nasional.

2. Membahas kebijakan pendidikan, peningkatan dan pembinaan profesi konselor dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah.

3. Memperluas wawasan para dosen program studi B.K. dalam rangka pelaksanaan pendidikan profesinal konselor.

4. Meningkatkan komitmen Guru Bimbingan dan Konseling dalam pengembangan diri menuju pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah secara profesional.

IV. TARGET

1. Perumusan tentang “Program kegiatan akademik bagi program studi B.K. untuk menyelenggarakan pendidikan profesional konselor”.

2. Perumusan tentang “Program peningkatan dan pembinaan profesi Guru Bimbingan dan Konseling dalam rangka peningkatan pelaksaaan bimbingan dan konseling di sekolah”, baik yang dapat dilaksanakan oleh program studi Bimbingan dan Koseling maupun ABKIN.

3. Rekomandasi kepada Perguruan Tinggi penyelenggara pendidikan professional konselor untuk melaksanakan pendidikan profesional konselor sesuai kebijakan Departemen Pendidikan Nasional dan Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia.

V. NARA SUMBER DAN SUB TEMA

1. Direktur Jendral Peningktan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan: Kebijakan peningkatan dan pembinaan profesionalitas pendidik

2. Sekretaris Jendral Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia. Sub Tema: Pendidikan profesional konselor dalam rangka peningkatan pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah.

3. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret: Pendidikan karakter dan intelektual dalam pelaksanaan pendidikan pra-jabatan pendidik sebagai upaya peningkatan mutu luaran.

4. Dosen Senior pada Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UNS: Bimbingan dan konseling perkembangan sebagai fokus pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah: perkembangan moral, intelektual dan religius.

VI. WAKTU DAN TEMPAT

1. Waktu : Rabu, 16 Juli 2008

2. Tempat : AULA PASCASARJANA UNS.

VII. PESERTA SEMINAR:

1. Pimpinan FKIP PTN dan PTS

2. Ketua Jurusan/Prodi B.K. PTN dan PTS.

3. Dosen-dosen Jurusan/Prodi BK PTN dan PTS.

4. Pejabat Dinas Pendidikan

5. Pengurus Cabang Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia.

6. Pengurus Forum Komunikasi Program Studi B.K. Propinsi Jawa Tengah.

7. Guru TK dan SD

8. Guru BK SMP, SMA dan SMK

9. Masyarakat Pemerhati B & K dan Masyarakat Umum yang berminat

VIII. KONTRIBUSI DABN FASILITAS PESERTA

1. Kontribusi setiap peserta Rp. 75.000,-- (Tujuhpuluh Lima Ribu Rupiah), Pembayaran dapat melalui:

a. Kepada Bendahara Panitia Penyelenggara, ditransfer kepada Dra.Hj. Chosiyah, M.Pd , Rekening No. 0033680191 BNI Cabang Sebelas Maret

b. Langsung kepada Bendahara Panitia Penyelenggara / Panitia yang ditunjuk pada saat tiba ke tempat Seminar dan Lokakarya.

2. Seminarkit, makan dan snack selama seminar, dan sertifikat.

IX. JADWAL PELAKSANAAN SEMINAR LOKAKARYA

Rabu, 16 Juli 2008:

07.00 – 08.00 : Pendaftaran/Pendaftaran Ulang

08.00 - 09.00 : Pembukaan

09.00 – 09.30 : Rehat I

09.00 – 12.00 : Pleno I

Dirjen. PMPTK: Kebijakan peningkatan dan pembinaan profesionalitas pendidik.

Sekretaris Jendral Pengurus Besar ABKIN: Pendidikan profesional konselor dalam rangka peningkatan pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah.

12.00 – 13.00 : ISHOMA

13.00 - 16.00: Pleno II

Dekan FKIP UNS: Pendidikan karakter dan intelektual dalam pelaksanaan pendidikan pra-jabatan pendidik sebagai upaya peningkatan mutu lululsan.

Dosen Senior Progam Studi B.K. UNS: Bimbingan dan konseling perkembangan sebagaai fokus pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah: perkembangan moral, intelektual dan religius.

16.00 – 16.30: Penyimpulan

16.30 – 17.00: Penutupan

X. Prosedur Pendaftaran

Pendaftaran peserta dimulai tanggal 12 Juli 2008, dengan prosedur sebagai berikut:

1. Mengisi Formulir Pendaftaran yang terlampir dalam Leaflet ini dan mengirimkan pada panitia penyelenggara a/n. Dr. Sutarno, M.Pd. Pengiriman Formulir dan Copi Bukti Tranfer Pembayaran Kontribusi Peserta ke No. Rekening Panitia dapat dilakukan melalui Fax atau alamat Email sebagaimana tercantum dalam Formulir Pendaftaran terlampir, atau

2. Peserta dapat langsung mendafatrakan diri ke Sekretariat Panitia (Kantor Lembaga Pengembangan Pendidikan UNS Surakarta,Jl. Ir. Sutami 36 A, Kentingan).

3. Daftar Ulang tanggal 16 Juli 2008 Jam 07.00 – 08.00 di Aula Pasca Sarjana UNS Jln. Ir. Sutami, 36A Surakarta

XI. Kontak Person:

1. Dr. Sutarno, M.Pd : Telp. Rumah (0271) 718747 atau LPP UNS (0271) 663485; HP. 081548578583

2. Drs. Edy Legowo, M.Pd: Telp. Rumah (0271) 494084/

HP 08156707735; 02713068384

3. Drs. Wagimin, M.Pd ; Ruimah (0271) 495640 atau LPP UNS (0271) 663485

HP. O81329342769

4. Dra. Siti Sutarmi Fadhilah, M.Pd: Rumah (0271) 780180

HP. 08122598340

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Jln. Ir. Sutami No. 36 A Surakarta 57126 Telp./Fax. (0271) 648939, 669124

Website: http://www.fkip.uns.ac.id E-mail : fkip a fkip.uns.ac.id

FORMULIR PENDAFTARAN

SEMINAR NASIONAL

Nama Lengkap (dengan gelar akademik) : ……..…………………………………………………………………..

No. Tlp Rumah/HP : ………………………………………………..

Jabatan: ………………………………………………………………

………………………………………………………………………..

Instansi : …………………………………………………………….

………………………………………………………………………...

Alamat Instansi: ……………………………………………………………………………………………………………………………………………………

No. Telp. Kantor : ……………………………………………

Mohon dicatat sebagai peserta Seminar dan Lokakarya “Eksistensi Ilmu Pendidikan dan Implementasinya dalam pengembangan kurikulum LPTK”, dengan kontribusi:

1. Transfer melalui transfer antar bank (bukti terlampir). *)

2. Langsung saat pendaftaran ulang di tempat Seminar Nasional. *)

………………………,…...... Juli 2008

(________________________ )

Keterangan:

1. Mohon Lembar Pendafataran diisi lengkap sesuai informasi yang diminta.

2. *) Lingkari Nomor alternatif penyerahan kontribusi yang dipilih.

3. Mohon Lembar Pendaftaran ini dikirim/di fax selambat-lambatnya tanggal 15 Juli 2008.

4. Formulir ini dapat digandakan/dicopi

Woro-Woro Seminar Nasional BK

Woro-Woro Seminar Nasional BK

SEMINAR NASIONAL
BIMBINGAN DAN KONSELING
JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FKIP DAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
“Profesionalisasi konselor sekolah dalam rangka pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah”



Diselenggarakan oleh:
PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING
JURUSAN ILMU PENDIDIKAN (J.I.P.)
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (F.K.I.P.)
UNIVERSITAS SEBELAS MARET (U.N.S.)
SURAKARTA – JAWA TENGAH
Surakarta, 16 Juli 2008
I. RASIONAL
Undang Undang Nomor 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab I, pasal 1 butir 1 menyatakan bahwa: “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk menyiapkan peserta didik melalui pengajaran, bimbingan dan/atau latihan bagi perannya di masa yang akan datang”. Dalam konteks tersebut kata bimbingan diartikan sebagai bantuan kepada peserta didik untuk memahami diri, mengenal lingkungan dan merencanakan masa depan (PP Nomor 28 dan 29 tahun 1990, Bab X, pasal 25, butir 1). Selanjutnya, pada butir 2 ditegaskan bahwa: “bimbingan dilaksanakan oleh Guru Pembimbing”.
Seiring dengan perkembangan tuntutan terhadap profesi pendidikan, Undang Undang nomor 20 tahun 2003 menegaskan bahwa Guru Pembimbing sebagai tenaga bimbingan pada jalur pendidikan formal termasuk dalam kelompok tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai konselor (Bab I, pasal 1, butir 6). Konselor adalah sebutan profesi bidang bimbingan dan konseling.
Sebagai konsekuensi suatu jabatan profesi, konselor dituntut kompeten dalam melaksanakan tugasnya secara profesional. Kompetensi profesional tersebut dapat dicapai melalui pendidikan dan latihan pra-jabatan konselor serta pendidikan dan latihan dalam jabatan bidang bimbingan dan konseling.
Pendidikan pra-jabatan konselor dilaksanakan di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan progam studi Bimbingan dan Konseling; sedang pendidikan dan latihan dalam jabatan dapat dilaksanakan dengan berbagai jenis kegiatan pendidikan dan latihan profesi oleh LPTK atau lembaga-lembaga yang memiliki kewenangan menyelenggarakan pendidikan dan latihan profesi bidang bimbingan.
Program Studi Bimbingan dan Konseling, pada Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Sebelas Maret setelah 21 tahun phasing-out, mulai tahun akademik 2008/2009 dibuka kembali dengan izin operasional Dirjendikti Depdiknas Nomor 1625/D/T/2008 tentang penyelenggaraan aktifitas pendidikan pra-jabatan professional konselor program Sarjana atau jejang Strata 1.
Untuk memantapkan penyelenggaraan pendidikan pra-jabatan profesional konselor, progam studi B.K. FKIP UNS memerlukan informasi tentang kebijakan pendidikan profesional pendidik serta peningkatan dan pembinaan profesi pendidik oleh pihak yang berkompeten yaitu dari Departemen Pendidikan Nasional, maupun untuk peningkatan dan pembinaan profesi konselor oleh personil dari Organisasi Profesi Bimbingan dan Konseling yaitu Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN). Di samping itu, dalam rangka upaya pengembangan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat perlu infomasi tentang pelaksanaan bimbingan dan konseling pendidikan, kususnya di sekolah yang dilaksanakan oleh Guru Bimbingan dan Konseling. Atas pemikiran tersebut pada kesempatan ini diselenggrakan seminar nasional dengan tema berikut.
II. TEMA
“Profesionalisasi konselor dalam rangka pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah.”.
III. TUJUAN SEMINAR:
1. Membahas kebijakan pendidikan, peningkatan dan pembinaan profesi pendidik dalam pelaksanaan pendidikan nasional.
2. Membahas kebijakan pendidikan, peningkatan dan pembinaan profesi konselor dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah.
3. Memperluas wawasan para dosen program studi B.K. dalam rangka pelaksanaan pendidikan profesinal konselor.
4. Meningkatkan komitmen Guru Bimbingan dan Konseling dalam pengembangan diri menuju pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah secara profesional.
IV. TARGET
1. Perumusan tentang “Program kegiatan akademik bagi program studi B.K. untuk menyelenggarakan pendidikan profesional konselor”.
2. Perumusan tentang “Program peningkatan dan pembinaan profesi Guru Bimbingan dan Konseling dalam rangka peningkatan pelaksaaan bimbingan dan konseling di sekolah”, baik yang dapat dilaksanakan oleh program studi Bimbingan dan Koseling maupun ABKIN.
3. Rekomandasi kepada Perguruan Tinggi penyelenggara pendidikan professional konselor untuk melaksanakan pendidikan profesional konselor sesuai kebijakan Departemen Pendidikan Nasional dan Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia.
V. NARA SUMBER DAN SUB TEMA
1. Direktur Jendral Peningktan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan: Kebijakan peningkatan dan pembinaan profesionalitas pendidik
2. Sekretaris Jendral Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia. Sub Tema: Pendidikan profesional konselor dalam rangka peningkatan pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah.
3. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret: Pendidikan karakter dan intelektual dalam pelaksanaan pendidikan pra-jabatan pendidik sebagai upaya peningkatan mutu luaran.
4. Dosen Senior pada Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UNS: Bimbingan dan konseling perkembangan sebagai fokus pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah: perkembangan moral, intelektual dan religius.
VI. WAKTU DAN TEMPAT
1. Waktu : Rabu, 16 Juli 2008
2. Tempat : AULA PASCASARJANA UNS.
VII. PESERTA SEMINAR:
1. Pimpinan FKIP PTN dan PTS
2. Ketua Jurusan/Prodi B.K. PTN dan PTS.
3. Dosen-dosen Jurusan/Prodi BK PTN dan PTS.
4. Pejabat Dinas Pendidikan
5. Pengurus Cabang Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia.
6. Pengurus Forum Komunikasi Program Studi B.K. Propinsi Jawa Tengah.
7. Guru TK dan SD
8. Guru BK SMP, SMA dan SMK
9. Masyarakat Pemerhati B & K dan Masyarakat Umum yang berminat
VIII. KONTRIBUSI DABN FASILITAS PESERTA
1. Kontribusi setiap peserta Rp. 75.000,-- (Tujuhpuluh Lima Ribu Rupiah), Pembayaran dapat melalui:
a. Kepada Bendahara Panitia Penyelenggara, ditransfer kepada Dra.Hj. Chosiyah, M.Pd , Rekening No. 0033680191 BNI Cabang Sebelas Maret
b. Langsung kepada Bendahara Panitia Penyelenggara / Panitia yang ditunjuk pada saat tiba ke tempat Seminar dan Lokakarya.
2. Seminarkit, makan dan snack selama seminar, dan sertifikat.
IX. JADWAL PELAKSANAAN SEMINAR LOKAKARYA
Rabu, 16 Juli 2008:
07.00 – 08.00 : Pendaftaran/Pendaftaran Ulang
08.00 - 09.00 : Pembukaan
09.00 – 09.30 : Rehat I
09.00 – 12.00 : Pleno I
Dirjen. PMPTK: Kebijakan peningkatan dan pembinaan profesionalitas pendidik.
Sekretaris Jendral Pengurus Besar ABKIN: Pendidikan profesional konselor dalam rangka peningkatan pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah.
12.00 – 13.00 : ISHOMA
13.00 - 16.00: Pleno II
Dekan FKIP UNS: Pendidikan karakter dan intelektual dalam pelaksanaan pendidikan pra-jabatan pendidik sebagai upaya peningkatan mutu lululsan.
Dosen Senior Progam Studi B.K. UNS: Bimbingan dan konseling perkembangan sebagaai fokus pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah: perkembangan moral, intelektual dan religius.
16.00 – 16.30: Penyimpulan
16.30 – 17.00: Penutupan
X. Prosedur Pendaftaran
Pendaftaran peserta dimulai tanggal 12 Juli 2008, dengan prosedur sebagai berikut:
1. Mengisi Formulir Pendaftaran yang terlampir dalam Leaflet ini dan mengirimkan pada panitia penyelenggara a/n. Dr. Sutarno, M.Pd. Pengiriman Formulir dan Copi Bukti Tranfer Pembayaran Kontribusi Peserta ke No. Rekening Panitia dapat dilakukan melalui Fax atau alamat Email sebagaimana tercantum dalam Formulir Pendaftaran terlampir, atau
2. Peserta dapat langsung mendafatrakan diri ke Sekretariat Panitia (Kantor Lembaga Pengembangan Pendidikan UNS Surakarta,Jl. Ir. Sutami 36 A, Kentingan).
3. Daftar Ulang tanggal 16 Juli 2008 Jam 07.00 – 08.00 di Aula Pasca Sarjana UNS Jln. Ir. Sutami, 36A Surakarta
XI. Kontak Person:
1. Dr. Sutarno, M.Pd : Telp. Rumah (0271) 718747 atau LPP UNS (0271) 663485; HP. 081548578583
2. Drs. Edy Legowo, M.Pd: Telp. Rumah (0271) 494084/
HP 08156707735; 02713068384
3. Drs. Wagimin, M.Pd ; Ruimah (0271) 495640 atau LPP UNS (0271) 663485
HP. O81329342769
4. Dra. Siti Sutarmi Fadhilah, M.Pd: Rumah (0271) 780180
HP. 08122598340

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Jln. Ir. Sutami No. 36 A Surakarta 57126 Telp./Fax. (0271) 648939, 669124
Website: http://www.fkip.uns.ac.id E-mail : fkip a fkip.uns.ac.id
FORMULIR PENDAFTARAN
SEMINAR NASIONAL
Nama Lengkap (dengan gelar akademik) : ……..…………………………………………………………………..
No. Tlp Rumah/HP : ………………………………………………..
Jabatan: ………………………………………………………………
………………………………………………………………………..
Instansi : …………………………………………………………….
………………………………………………………………………...
Alamat Instansi: ……………………………………………………………………………………………………………………………………………………
No. Telp. Kantor : ……………………………………………
Mohon dicatat sebagai peserta Seminar dan Lokakarya “Eksistensi Ilmu Pendidikan dan Implementasinya dalam pengembangan kurikulum LPTK”, dengan kontribusi:
1. Transfer melalui transfer antar bank (bukti terlampir). *)
2. Langsung saat pendaftaran ulang di tempat Seminar Nasional. *)
………………………,…...... Juli 2008
(________________________ )
Keterangan:
1. Mohon Lembar Pendafataran diisi lengkap sesuai informasi yang diminta.
2. *) Lingkari Nomor alternatif penyerahan kontribusi yang dipilih.
3. Mohon Lembar Pendaftaran ini dikirim/di fax selambat-lambatnya tanggal 15 Juli 2008.
4. Formulir ini dapat digandakan/dicopi