Banyak kesan salah soal BP

Berurusan dengan BP? Waah, jangan sampai deh, soalnya pasti
kesannya anak yang ke BP adalah yang nakal atau bermasalah.
Kesan seperti ini dibenarkan oleh Yholanda Anggraini,
siswi Kelas XI IS 2 SMA Negeri 8 Solo.
Dia mengakui kalau BP adalah tempat yang identik sebagai
t
empat penampungan para siswa yang bermasalah.
Padahal fungsi khusus dari adanya BP bukan hanya itu,
tapi membantu menyelesaikan masalah atau memberi penyuluhan
kepada para siswa untuk bijak dalam menyikapi suatu masalah.
Menurut Yholanda yang juga menjadi Ketua OSIS di sekolahnya ini,
sebenarnya BP justru berfungsi sangat penting di sekolah,
di mana salah satu fungsi utamanya adalah sebagai tempat
untuk berkonsultasi. ”Aku juga sering kok, datang ke BP untuk
berkonsultasi mengenai masalah-masalah keorganisasian,” ujarnya.
Tapi Yholanda juga mengakui kalau untuk urusan-urusan pribadi
dirinya lebih suka berbicara dengan orang lain dan bukannya
dengan guru BP. ”Kalo masalah pribadi, entah itu masalah pacar atau
masalah keluarga, aku lebih nyaman Curhatnya sama temen,
kalo sama BP tuch rasanya agak kaku,”
beber cewek kelahiran Sragen, 19 Januari 1992 ini.
Dirinya menambahkan pula, keengganan dirinya pergi ke BP
untuk membahas masalah pribadi adalah karena dia masih
mengkhawatirkan penilaian teman-temannya.
”Pikirannya temen-temen tuch pasti negatif, coz di sekolah tuch
yang sering keluar masuk BP biasanya temen-temen yang nglanggar
peraturan atau punya kesalahan,” ujar puteri dari pasangan
B Subhan dan Yantini ini.
Yholanda pun menyatakan bahwa BP itu sebenarnya punya
tujuan untuk membantu siswa agar menjadi lebih baik.
”Emang sayang juga kalau ada kesan BP hanya jadi tempat
mengurusi anak-anak yang melanggar peraturan. Kesannya
adanya BP tuch malah disalahfungsiin,” katanya.
Tak ketinggalan Yholanda menitipkan harapan agar BP bisa
menjadi tempat yang enjoy untuk para siswa. ”Pihak BP sendiri
perlu terus memberikan pengertian kepada para siswa bahwa
keberadaan mereka itu untuk membantu semua siswa tanpa kecuali,
bukan hanya untuk anak-anak yang melanggar
peraturan saja,” tandasnya. - Indri-WASIS

Artikel Terkait

Banyak kesan salah soal BP
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email